Selasa, 30 April 2013

Bros Mawar rajut




Bros mawar warna-warni berukuran kecil. Hasil jepretan ponakanku. Sengaja digambar berbentuk setangkai bunga, biar cantik, katanya.
                                       
Bunga mawar berbentuk hati
                      
Campuran semua ukuran. Hasil jepretanku.

Dari kanak ke kiri, ukuran mawar dari yang besar sampe yang kecil.
                                       
Buuu...nga mawaaaarr..................
Ayyooo.. siapa yang mau bunga mawarnya....


                                       


                                      


                                        


                                      

Sabtu, 27 April 2013

Bando Bunga Rajut

Merajut, merajut dan merajut. Kata orang merajut membuat kita ketagihan dan bisa membuat kita lupa waktu. Dan itu memang benar adanya. Kalau sudah merajut, penasaran deh pengen cepet-cepet selesai. Biar bisa cepet lihat hasilnya.
Oh ya, kali ini yang akan aku tampilkan adalah bando-bando yang berbunga. Awalnya aku hanya membuatnya untuk putri kecilku saja. Tapi ternyata setelah aku perlihatkan pada para customerku, banyak yang tertarik. Dari adik kecil sampai ibu-ibu. Bahkan sebagian ada yang memakainya sebagai penghias jilbab, kebetulan sekarang kan lagi happening  itu bandana jilbab.
Sebetulnya, aku ingin sekali memposkan hasil karyaku ini berikut tutorialnya. Biar sambil berbagi ilmu gitu. Tapi terbentur masalah pendokumentasian gambar-gambarnya. Maklum, ketika aku buat karya-karyaku ini, aku tidak sempat memotretnya. Jadi, untuk sekarang silakan lihat-lihat saja dulu hasil karyaku yang sudah jadi. Semoga berkenan dan bermanfaat. Satu lagi, aku menjual bando-bando ini mulai harga Rp. 3500,- sampai Rp. 7000,- saja. Cukup murah, kan?

                                                                     
                                Ini bando yang belum dibungkus.

                         
                                   Dan ini bando-bandoyang sudah dikemas, siap untuk dijual.
                                   Bando-bando ini aku jual seharga Rp. 7000,-

                                Bando-bando yang lebih kecil ini kujual dengan harga Rp. 3500,-

                               Ini bando yang berbentuk pita
                              
Untuk mengemas produk-produkku ini, aku belum memakai nama atau merk tertentu. Aku mengemasnya dengan kemasan yang dijual di pasaran. Untuk kedepannya sih, sudah kupikirkan untuk membuat nama produkku sendiri. Insya Allah.

Kantong HP Rajut

Setelah kemarin kita bikin boneka potatohead rajut, untuk memanfaatkan sisa benang yang ada, maka kita buat tempat atau kantong hp rajut. Ukurannya dibuat beraneka agar bisa dipakai untuk berbagai merk hp. Tapi setelah kupajang di etalase tokoku, ternyata pembeli tidak hanya menggunakannya untuk hp saja, tapi berbagai benda kecil. Dari mulai uang recehan, asesoris, sampai tempat kewuk (pada tau kan, apa itu kewuk?).
Karena yang dipakai adalah benang sisa, maka untuk menyiasati kekurangan benang,  model dari kantong kecil ini kita buat dengan mencampur-campur benang. Jadi satu model kantong, terdiri dari beberapa warna benang.
Dan, inilah hasilnya. Semoga berkenan (Kepengennya sih, kita bisa berjualan online. Tapi sementara ini kita belum siap dengan kondisi kita :) ).



Jumat, 26 April 2013

Potatohead Rajut

Aku mengenal dunia rajut merajut adalah ketika masih duduk di bangku kelas lima SD. Dulu, pertamakali yang memperkenalkan dan mengajarkan cara merajut adalah ibuku. Beliau sangat senang dan mahir sekali merajut, menyulam, menjahit sampai memasak. Dalam hal merajut,  ibuku mampu membuat berbagai macam benda. Yang paling kuingat adalah tas sekolah, yang kupakai mulai dari aku duduk di kelas satu  SD. Semua saudaraku juga begitu. Ibu tidak pernah membelikan kami tas sekolah. Beliau selalu membuat sendiri tas sekolah kami dengan cara merajut. Bahan yang dirajut pun tidak terbatas pada benang wol saja. Pernah juga kami dibuatkan tas berbahan tali rafia.
Karena kebiasaan melihat ibu merajut, akhirnya aku pun mencoba-coba untuk mempelajarinya, meskipun tidak terlalu serius seperti ibu. Tapi kalau dasar-dasarnya sih, sedikit sedikit aku kuasai juga. Sayang keterampilan merajut ini di kemudian hari sangat jarang aku gunakan. Aku lebih sering menggunakan benang wol untuk membuat hiasan tusuk silang. Sampai-sampai aku sering berburu bahan tusuk silang yang sudah dipaket pola dengan benangnya, biar nggak usah susah-susah nyari warna benang yang sesuai pola. Ini terjadi sampai aku menikah.
Setelah menikah dan punya anak, aku berhenti dari pekerjaanku, sehingga banyak waktu luang yang kumiliki. Akhirnya aku mulai mencari kegiatan yang bisa mengisi waktuku. Ternyata, ketika aku membuat hiasan tusuk silang, benangnya banyak yang tersisa. Setelah kupikir-pikir, akhirnya aku putuskan benang-benang sisa itu aku gunakan untuk merajut.
Rajutan yang pertamakali aku buat adalah topi-topi kecil untuk boneka barbie keponakanku. Kemudian aku mendapat ide  membuat rajutan kecil untuk boneka potato head dari bekas bungkus permen yang dibeli anakku. Kubuat karyaku ini sebagai gantungan kunci. Hasilnya, cukup lucu menurutku. Mau bukti? Nih, gambarnya
Kebetulan di rumah aku membuat toko asesoris kecil-kecilan, maka hasil kreasi isengku ini kupajang di etalase tokoku. Hasilnya, lumayanlah ada juga yang berminat. Terutama buat anak sekolahan. Karena kebetulan rumahku dekat dengan lokasi sekolahan.

                                                                                     

Sabtu, 13 April 2013

Galeri kecilku

Halo semua! Senang rasanya bisa nge blog ria lagi, setelah berbulan-bulan tidak bikin sesuatu di blog yang lama. Punya baby baru ternyata banyak menyita waktu kita, ya. Nah, sekarang udah mulai gedean dikit, timbul lagi deh  keinginan untuk berkreasi. Eh, pas mau nulis lagi blog nya keburu diblokir! He he, maklum blog gartisan sih! Tapi lumayan sih kita bisa mengeluarkan segenap kreatifitas kita di dunia maya, baik itu yang berupa kreasi-kreasi unik, maupun tulisan-tulisan inspiratif. Pokoknya bisa menyalurkan hobi lah. Dan sekarang, alhamdulillah aku punya blog baru lagi
O ya, aku seorang ibu rumahtangga dengan dua orang anak, putra dan putri. Di sela-sela kesibukanku sebagai ibu dan seorang isteri, aku banyak menghabiskan waktu dengan membuat handycraft yang lucu-lucu dan unik-unik. Hasilnya kadang aku pakai sendiri, dikasih sodara dan teman. Tapi kebanyakan sih aku jual. Kebetulan aku punya semacam warung kecil di sudut rumahku, tempat memajang hasil karyaku. Pengennya sih aku sebut galeri, gitu. Tapi kayaknya ko' agak ke-gaya-an ya! Jadinya warung aja deh! Kebetulan pula rumahku dekat dengan sekolahan. Jadi kebanyakan sih  karya yang kubuat untuk anak sekolahan. Tapi terkadang aku juga menerima pesanan dari temen-temen atau ibu-ibu dekat rumah. Ada yang mau dibikinin dompet atau taplak meja, tergantung pesanan.
Kreasi yang kubuat kebanyakan dari kain perca dan flanel, kadang juga dari barang bekas. Tapi sekarang nih, aku lagi keranjingan berkreasi dalam hal rajut merajut. Sudah banyak yang kubuat, dari mulai bross, bondu/bandana, dompet, sampai kepada tutup galon. Hasilnya aku jual di galeri-ku (he he biar gaya ah!). Harganya aku sesuaikan dengan kondisi konsumen sekitarku. Pokoknya murah meriah tapi mewah loh.
Mau tahu apa dan bagaimana hasilnya? Nah itu akan aku pos kan nanti, ya! Untuk sekarang perkenalan dulu, dan sampai jumpa!